19 August 2019

Sepenggal cerita di kesunyian malam

Saat kau merajut mimpi di sana
Ku duduk sendiri di sini

Saat kau di sini mengajak ku bermimpi
Aku hanya mengangguk pelan, tersenyum kecil, menyembunyikan penolakan

Sejak saat lalu, aku tak lagi senang bermimpi
Aku tak lagi membuat harapan

Sejak saat itu, aku ragu, aku hanya merasa kau membuai dengan mimpi. Mimpi kalian yang terbungkus menjadi mimpi kita.

Malam ini aku lelah, seperti kemarin kemarin namun entah kekuatan apa yang membuat diri ini bertahan, bertahan dalam waktu yang terus terbuang

Malam ini tetap sunyi dalam kepalsuan, dalam penantian janji yang tak pernah ditepati



20 March 2019

SARAPAN SEHAT BERGIZI

Sarapan itu penting, berikut ini beberapa pilihan masakan untuk sarapan sehat dan bergizi

PISANG GORENG KEJU

1 sisir pisang uli dihaluskan lalu campur dengan gula pasir (2sdm) dan oatmeal (6sdm), aduk rata. Setelah adonan rata, masukan setengah adonan ke dalam loyang, taburi dengan potongan keju (mozzarella lebih mantap), tutup dengan sisa adonan lalu kukus hingga matang. potong-potong bila sudah dingin.

siapkan adonan tepung terigu (80 gram + air secukupnya, hingga kental), celupkan potongan pisang keju ke dalam adonan tepung terigu, gulingkan ke tepung roti lalu goreng hingga kuning kecoklatan...... hmmm selamat mencicipi.

---------------------------------------------------------------------

ROTI GULUNG PISANG


olesi wajan anti lengket dengan margarin, masukan pisang uli (dibelah dua) hingga kecoklatan, angkat, sisihkan.

olesi roti kupas dengan margarin, bakar di atas wajan hingga kecoklatan. letakan pisang yang tadi sudah dibakar, taburi meises, keju parut dan susu, lalu gulung roti dan tusukkan tusuk gigi pada ujung roti agar gulungan tidak terbuka.

----------------------------------------------------------------------------

MAKARONI SAUS CARBONARA

Rebus Makaroni (150gr) hingga matang, angkat, sisihkan. Tumis jamur merang (8bh) atau jamur champignon (belah 4) hingga layu, angkat, sisihkan. Tumis brokoli (150gr) hingga layu, angkat, sisihkan.

Lelehkan margarin (3sdm), tumis bawang putih (3 siung, cincang halus) dan bawang bombay (1 siung, haluskan) hingga harum, masukkan tepung terigu (2sdm), aduk-aduk, tuang susu cair (400ml) aduk-aduk hingga tepung larut.masukan potongan sosis ayam (4bh), jamur, brokoli, garam (1/4sdt), gula (1sdt), keju parut (40gr), aduk hingga rata. Masukan makaroni rebus, aduk rata, lalu angkat dan sajikan (taburi keju parut + saus sambal, sesuai selera)

-----------------------------------------------------------------------

09 March 2019

MENGAPA HARUS MARAH ?

Ketika mengetahui pasangan kita berselingkuh, marahkah hati kita ?

Ketika kata cinta seringkali diucapkan, janji sehidup semati sudah diikrarkan, lalu kemudian diciptakan sebuah pengkhianatan, pantaskah kita marah ? haruskah kita marah ? Kemarahan itu tidak berguna sama sekali, hanya melelahkan jiwa dan raga, juga takkan menyembuhkan luka hati, bahkan takkan bisa mengembalikan kepercayaan yang telah dikoyak.

Diam.... lebih baik hanya diam, biarkan sesekali airmata menetes tanpa diperintah, lepaskan pedihnya karena bila Sang Maha Cinta mengizinkannya terjadi dalam perjalanan ini, DIA jugalah yang akan menolong.

Kemarahan takkan memulihkan cinta yang telah retak, kemarahan takkan dapat membersihkan noda, kemarahan takkan mampu menghalangi hasrat cinta. Salahkan saja si pejantan yang selalu mempermainkan kejantanannya, salahkan juga si pemuas dahaga, salahkan saja mereka, biarkan mereka tenggelam mempermainkan kenikmatan dunia.

Lalu lepaskan... bebaskan.... abaikan masa lalu bukan masa depan, disana ada cinta sejati yang telah disiapkan olehNYA sedang menantimu dalam senyuman tulus dan ihklas.

08 March 2019

MANFAATKAN MASA PENSIUN

Pensiun... bukan berarti akhir dari sebuah kehidupan seorang pekerja tapi merupakan awal menikmati sebuah waktu (meski hanya sisa) tanpa dikejar deadline, awal sepenuhnya menguasai diri sendiri. Inilah 1) saatnya menggunakan uang yang selama ini dikumpulkan, gunakanlah dengan enjoy. Jangan berikan kepada orang-orang yang tidak tahu pengorbanan dan kerja keras saat menabungnya.  

2) Berhenti mengkhawatirkan kondisi financial anak-anak dan jangan merasa bersalah saat memakai uang untuk diri sendiri. Kita telah memberi pendidikan, sandang pangan papan dan pengasuhan serta segala dukungan untuk mereka selama bertahun-tahun. Saat ini adalah tanggung jawab mereka sendiri untuk menghasilkan pendapatan masing-masing. 3) Membiasakan Hidup Sehat dengan berolahraga yang teratur dan terukur sesuai kemampuan kita, makan makanan sehat, tidur yang cukup dan secara rutin melakukan medical check up. 4) Menikmati Indahnya Pemandangan, gunung, pantai, taman bunga. Jangan biarkan masa lalu membenamkanmu dan masa depan menakutimu, 5) Jangan Mudah Stress, hidup ini singkat, habiskan dengan orang-orang yang positif, ceria dan bersemangat. Hal ini akan membuat hari-hari terasa menyenangkan. 6) Lakukan Hobi, carilah kegiatan yang menyenangkan seperti traveling, memancing, berkebun, membaca, menyanyi, melukis dll. Berkumpul bersama keluarga adalah hal yang menyenangkan, namun kita butuh privacy, demikian pula dengan mereka, jadi 7) Jangan tinggal bersama dengan anak atau Cucu
Jika kita mempunyai keyakinan yang kuat atas suatu hal, peganglah, namun 8) Jangan Buang Waktu Untuk Menyakinkan Orang Lain, memaksakan keyakinan hanya akan membuat frustasi. Hiduplah dengan keyakinan sendiri dan berikan contoh.  Jangan biarkan rasa benci membuat kita sedih dan penuh kepahitan, tidak penting siapa yang benar, 9) Maafkan mereka, lupakan dan lanjutkan hidup, karena menyimpan rasa jengkel/kesal itu seperti kita yang meminum racun tapi berharap orang lain yang mati. Banggalah menjadi diri sendiri, banggalah atas pencapaian yang telah dilakukan dan bersyukurlah buat keberuntungan telah hidup lama dan mencapai usia ini, 10) Tidak usah terlalu memperhatikan apa yang dikatakan dan dipikirkan orang lain tentang diri kita


Salam Pensiun Bahagia Pensiun Semangat !!

LATIHAN KEMATIAN

Seberapa besar keyakinan kita terhadap pemeliharaan semesta, semasa hidup dan seberapa pasrah kita menghadapi kematian ? 

Seseorang yang simpel dan lurus-lurus saja hidupnya, tak banyak kuatir memikirkan ini itu hingga detil, akan lebih cepat "berangkat" dibandingkan dengan seseorang yang masih ada banyak ganjalan di hati dan pikirannya, tipe yang seperti ini biasanya seringkali mengalami kesusahan pada saat jiwanya akan lepas dari tubuhnya.

Bagaimana kita berlatih untuk mati dengan mudah tanpa melalui banyak ganjalan hidup ?

1. Meningkatkan Keyakinan
  • Yakin dan menyadari dengan sesadar-sadarnya bahwa segala sesuatu yang baik akan berujung pada kebaikan dan selalu ada kebaikan walau nampaknya susah;
  • Yakin akan kebaikan yang selalu dilakukan akan membuat tersenyum dan sukacita menyambut kematian;

2. Latihan "Melepas"
  • Melepas apa saja dalam hidup yang kita anggap sebagai hak;
  • Menyadari bahwa kita tidak memiliki apa-apa dan tidak berhak atas apapun, termasuk memikirkan nasib orang-orang yang akan ditinggalkan; mereka adalah milik alam semesta dan memiliki urusannya masing-masing dengan semesta;
  • Lepaskan segala urusan harta, kekayaan dan apapun yang mengikat dan menguasai kita, ini merupakan latihan mental agar kita tidak terus menerus kuatir dan memikirkan sesuatu yang akan ditinggalkan;
  • Miliki kemurahan hati;
  • Lepaskan dendam, kemarahan, kepahitan dan luka batin yang masih ada;
  • Lepaskan pengampunan dan berkat kepada mereka yang pernah menyakiti hati, mengkhianati dan mengakali kita, dengan rendah hati dan ikhlas seutuhnya; 
 3. Latihan Fisik
  • Berlatihlah menghormati dan menghargai tubuh mulai dari sekarang;
  • Belajar mendengarkan suara tubuh, apa sebenarnya yang tubuh butuhkan bukan apa yang kita mau (ego/nafsu);
  • Berikan apa yang tubuh inginkan, lakukan dengan ikhlas;
  • Berikan makanan yang sehat, olahraga yang cukup, sinar matahari pagi dan air bersih sesuai kebutuhan;

Saatnya mengubah persepsi :

KEMATIAN BUKAN PERISTIWA DUKACITA TAPI KEMENANGAN YANG PERLU DIRAYAKAN

02 July 2018

KAU Penguasa Aku

kau selalu punya cerita,
kau selalu ungkapkan alasan, dan
ku harus mengerti.

kau selalu punya masalah,
kau selalu menyudutkan, dan
ku harus memahami.

kau selalu punya mau,
kau tak pernah mau tahu, dan
ku harus memenuhi.

kau cuma punya 'AKU', yang tak pernah mau menjadi 'KITA'

Datanglah... Damailah Jiwaku

aku hanya ingin pergi meninggalkan semua cerita ini dan berhenti, berhenti berpikir tentang hal-hal yang menyakitkan. Tapi kemana?! Aku telah terpasung di sini bersama kenangan dosa.
Aku ingin berteriak... tapi tak punya keberanian,
Aku ingin berontak....tapi tak punya nyali,
Aku ingin marah.... tapi aku takut,
Aku ingin... tapi cuma bisa menitikkan airmata di sudut ruangan yang sepi dan hening, cuma bisa menangis diderasnya hujan (tapi musim kemarau tak ada hujan),

Tuhan.... jadilah penolongku, kuatkan jiwaku kuatkan hatiku saat hari demi hari harus ku jalani demi mengurangi dosa lampauku,hanya mengurangi tuhan bukan menghapusnya karena Engkaulah yang berkuasa atas pengampunan itu. Tanpa pernah disadari semua yang dilakukan baik manis, pahit, memilukan, menyakitkan akan menerima balasannya, itulah mungkin yang disebut dengan karma, sakitnya lebih sakit dari luka yang pernah ditorehkan.

kemarin seteguk air 'surga'   mampu membiusku,
seteguk lagi membiusku hari ini, membiusku esok, membiusku lusa, esok lusa, sehari, seminggu, sebulan namun hanya sesaat,
hingga pikiran menyakitkan itu kembali datang dan datang lagi,  sungguh menyedihkan..... ):

kataku.... hai jiwaku, tunggulah hingga tiba waktunya nanti engkau akan berdamai, damailah jiwaku, bertahanlah, bertahan sebentar lagi hingga waktunya selesai,
damailah jiwaku.....